KETIKA TUHAN JATUH CINTA

 

Dan jadikanlah sabar dan sholat sebagai penolongmu (QS:  Albaqarah ;153)

 

Kalimat ini menjadi penghibur dan penyemangatku saat ini. Disamping novel Ketika Tuhan Jatuh Cinta yang baru saja selesai kubaca. Betapa kesulitan, kegundahan dan peliknya permasalahan yang sedang dihadapi, begitu terobati dengan buku dan kalimat tadi.

 

Dalam setiap kehidupan, pastinya setiap kita memiliki permasalahan, entah itu berat atau ringan. Yang jelas, melalui permasalahanlah Allah menguji kita. Dan melalui masalah itu, Ia ingin melihat mana-mana hamba-Nya yang tetap bertakwa dengan tetap yakin pada-Nya, baik dalam senang maupun susah. Karena terkadang, kita bisa saja bertahan dengan iman dalam kondisi yang mudah, harta berlimpah, sehingga dengan mudahnya kita berbuat baik, bersodaqoh dan mengikuti kegiatan amaliyah. Namun, adakah iman itu tetap ada saat kita diuji dengan kesulitan, kesengsaraan, permasalahan pelik dan kesakitan? Disinilah pembuktian yang sebenarnya, mana orang yang tetap dengan iman yang sempurna dan mana yang hanya sekian persen saja.

 

Karena itu, permasalahan pelik sebenarnya hanyalah tempaan iman kita untuk menjadi orang yang dicintai-Nya. Dengan kata yang lain, bahwa Allah sedang mencintai kita.

 

Kata Rasulullah melalui hadistnya : Jika Allah mencintai hamba-Nya, maka Ia mengujinya.

 

“Tidakkah kau renungkan bahwa segala intrik yang terjadi dalam hidup, hingga memaksa kita meneteskan air mata adalah tanda ketika Tuhan jatuh cinta?”

 

Begitulah bait kalimat puisi yang saya kutip dari buku itu. Kalimat ini juga menyimpulkan seluruh kisah yang tertuang baik dalam buku itu, maupun dalam kisah kehidupan kita sehari-hari.

 

Hingga, jika kita paham maksud Allah terhadap apa yang menimpa kita berupa kesulitan, kesusahan, hingga pahitnya permasalahan hidup, niscaya hal itu semua tak akan menghalangi kita untuk tetap berbuat baik serta selalu yakin pada janji-Nya.

 

Maka, istiqomahlah kawan, baik dalam kesenangan maupun kesulitan.

About these ads

12 responses to “KETIKA TUHAN JATUH CINTA

  1. jika kita g merasakan yang nama.a sakit,kecewa,pedih,susah,sengsara DLL,,,,
    kita g kan pernah merasakan apa yang nama.a sebenar”a kebahagian,,,,
    pedih sakit adalah awal dri kebahagian,,,,:D
    inti.a sabaaaarrr mski sulit tuk d’jalani,,,:D

    http://www.g xambung.com :D

    • Terima kasih Ayif, insya Allah…segala duka & derita adalah bagian dari tempaan kita di dunia untuk menjadi yang terbaik di akhirat kelak.Aaamiin

    • Subhanallah, senangnya dicomment sama penulisnya langsung :), terima kasih juga sudah mampir mas Wahyu. Salam kenal & salam pena. Semoga saya bisa terinpirasi dari karya-karyanya mas Wahyu :)

  2. Laju hidup Fikri tak hanya sebatas ketika sudah bersama Shira. Tapi lebih dahsyat lagi setelah itu. Rahasia Allah tak ada yang tahu sekali pun itu Malaikat penjunjung ‘Arsy. Silahkan baca Rose in the Rain…. Kisah lengkap Fikri akan terjawab semua. Salam Takzim, :-)

  3. subahanalloh… begitu banyak hikmah di dalam novel Rose In The Rain, aku suka novel ini, penuh dengan tangisan, kesedihan dn lain2, aku cuman bilang, teruslah membuat novel yg indah dn lain2.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s