Duhai Hati, Aku Lelah!

Sesi curhat antar hati :

Entah kenapa, hari ini hatiku sangat lelah. Entah karena lelah akibat aktivitas dan rutinitas fisik pekerjaan kantor yang terlalu berlebihan mulai Senin-Sabtu dan tak ada jeda buat rehat sejenak? Aku kembali bertanya,  apa yang membuatku lelah hingga tak bersemangat bekerja? Apakah hanya aktivitas fisik semata, ataukah ada lagi yang sebenarnya factor utama yang membuatmu lelah? Ataukah sebenarnya imanmu yang sedang lemah? Ataukah hati ini mulai layu karena lama tak disirami dengan air keimanan?

Duhai hati,

 

Manakala hatimu lelah, cobalah untuk berhenti sejenak dan merenung. Untuk apa kau hidup di dunia? Lalu tanyakan lagi, untuk apa kau bekerja? Sesungguhnya jika seluruh pekerjaan dilakukan dalam rangka ibadah dan mencari ridho-Nya semata, mungkin tak ada keluh kesah seberat apapun beban pekerjaanmu.

 

QS : 9 ; 105

Bekerjalah kamu, maka Allah dan Rasul-Nya serta orang-orang beriman akan melihat pekerjaanmu itu, dan kamu akan dikembalikan pada Allah dan diperlihatkan hasil pekerjaannya

 

Jika memang ada segelintir kerikil yang menghalangi lancar jalan niat itu, maka segeralah bermohon pada-Nya untuk selalu diberi kekuatan berada pada koridor niat yang lurus. Mohon untuk diluruskan niat agar selalu dijalan ridho-Nya.

 

Duhai hati,

 

Jika hatimu sedang lelah, segeralah mengadukan seluruh kelelahan hatimu itu pada Dia, Sang Pemilik Hati. Segeralah kembali membaca surat cintanya yang semuanya sudah termaktub dalam kitab al Quran. Niscaya Dia akan menerangi hatimu, dan menyegarkan imanmu. Karena Al Quran adalah penerang  sekaligus penawar hati yang gelisah hingga memunculkan semangat baru yang mewarnai hari-harimu dengan bahagia dan suka cita?

 

Duhai hati,

Ataukah kau tak mewarnai hari-harimu dengan hal-hal baru yang menginpirasi, hingga hilang kebosanan dan kejemuanmu? Seperti berkunjung ke rumah teman dan sahabat yang dengan kunjungan itu kau akan beroleh inspirasi dan kesenangan baru, atau kau bisa melakukan rihlah ke suatu tempat yang sejuk dan nyaman. Dengan melakukan kegiatan ini, niscaya hatimu akan segar kembali.

 

 

Duhai hati,

Sesungguhnya, orang-orang yang beriman selalu punya cara sendiri untuk menata hatinya. Meski berlawanan dengan apa yang ia terima dalam kehidupan. Saat mendapat musibah/kesulitan, hatinya tegar. Ia selalu mengingat-ingat kelebihan dan tujuan yang diberikan Allah. Totalitas kepasrahan menjadi sesuatu yang mengakar tajam dalam hati dan jiwanya.

 

*Bertafakur sejenak atas lemahnya sebuah hati *

 

Advertisements

One response to “Duhai Hati, Aku Lelah!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s