Saat Sendiri Menjadi Derita

 

Terkadang, saya yang berada jauh dari keluarga dan masih berstatus single sering dihinggapi perasaan sendiri, nelangsa tak tentu arah. Dan perasaan sendiri itu terasa begitu menyiksa serta menghadirkan galau tingkat tinggi (lebay.com :p). Namun, kemudian saya berpikir lagi dan menemukan ide tulisan yang harus saya share disini.  Karena saya yakin, saya, teman saya dan mungkin seseorang yang jauh disana pun tentu juga kerap merasakan hal yang sama. Merasa tak punya teman, tak ada tempat curhat, hati menjadi resah, tak tenang, tak tentram hingga merindukan pendamping hidup yang tak jua terwujud adalah adalah tanda-tanda galaunya seseorang karena kesendirian.  Hal ini tentunya tak boleh dibiarkan terus menerus dan harus diobati.

 

 

Sejatinya, ingin memiliki teman adalah salah satu kebutuhan hidup yang tak bisa dipungkiri. Namun, kesendirian itu pun suatu keniscayaan yang tak bisa dinafikan. Coba mari kita renungkan, ketika lahir dari rahim ibu, kita sendiri bukan? Kemudian kita sekolah, beranjak dewasa hingga bekerja dan memiliki karir cemerlang. Pada dasarnya yang menentukan dan menjalani semua proses tersebut itu adalah kita sendiri, dan bukan orang lain.  Maka, itulah kesendirian kita untuk menempuh keberhasilan hidup. Lalu jika semua kesuksesan hidup itu ditempuh dengan kesendirian, mengapa mesti galau dalam kesendirian?

 

Terkadang, merasa sendiri itu adalah karena hasil karya pikiran kita sendiri yang mendramatisir, hingga kesendirian menjadi benar-benar menyiksa. Padahal, ketika kita sholat menghadap Allah, bukankah kita sendirian? Saat sekolah menghadapi ujian pun bukankah kita harus mengerjakan soal-soal ujian sendiri? Dan yang paling penting nanti ketika mati kita pun kita harus sendiri tanpa pendamping.  Jadi, kalau boleh dibilang, kesendirian itu tak membuat nyaman, bahkan membuat minder maka itu  adalah kesalahan besar yang harus segera dihapus. Karena pikiran itu berasal dari pikiran manja yang membuat kita tak bisa mandiri.

 

 

Sesungguhnya orang-orang yang merasa sendiri itu sejatinya dia butuh seseorang untuk diajak bicara dari hati ke hati. Maka, manfaatkanlah keluarga, sahabat-sahabat dan orang terdekat di sekitar untuk menjadi pendamping masalah dan segala resah yang dirasa. Dan, yang paling penting, menghadirkan Allah di dalam hati adalah solusi terbaik untuk menetralisir perasaan galau.

 

Karena bukankah Allah selalu bersama kita dalam setiap tindak tanduk dan denyut aktifitas kita?  Bukankah Allah ar Roqiib selalu mengawasi dan mengetahui bahkan setiap desah nafas kita ? Lalu dimana Allah kita letakkan jika kita terus menerus galau dalam kesendirian? Yakinlah bahwa Allah selalu mengiringi setiap langkah dan memenuhi segala kebutuhan kita.

 

Mari menghadirkan Allah di hati, dan memperbanyak dzikir dan solawat. Karena bukankah Allah akan memberi ketenangan pada hamba-hamba yang banyak mengingat-Nya? Selain itu bersyukurlah bahwa Allah telah mengaruniakan banyak nikmat dalam diri kita. Nikmat wajah yang lengkap sempurna tanpa cacat sehingga kita masih bisa berjalan dan bekerja. Bayangkan saudara kita yang lumpuh dan tak bisa berjalan? Apakah kita tak juga bersyukur?

 

”Bagi manusia, ada malaikat-malaikat yang selalu mengikutinya bergiliran, di muka dan dibelakangya, mereka menjaganya atas perintah Allah.” (QS 13 : 11)

 

”Ketahuilah hanya dengan berdzikir kepada Allah hati akan tentram”.(Q.S.Ar Ro’du : 28)

 

Rasakan dan yakini kebersamaan dengan Allah dan malaikat-Nya, kemudian banyak berkomunikasi melalui dzikir dan doa, niscaya perasaan galau dalam sendiri itu akan hilang. Insya Allah.

 

Advertisements

2 responses to “Saat Sendiri Menjadi Derita

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s